Kabarumat.co – Serang – Organisasi Islam Mathla’ul Anwar menyerukan pentingnya perbaikan komunikasi antara pejabat publik dan masyarakat sebagai upaya strategis untuk mencegah terjadinya aksi unjuk rasa yang berujung pada kericuhan.
Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Mathla’ul Anwar, KH Embay Mulya Syarief, menilai bahwa banyak aksi massa yang terjadi selama ini disebabkan oleh tersumbatnya jalur komunikasi antara pemerintah dan rakyat.
“Sebagian besar aksi unjuk rasa yang terjadi berakar dari adanya sumbatan atau distorsi komunikasi antara pemerintah dan rakyat,” ujar KH Embay saat ditemui usai menghadiri acara di Kantor Wali Kota Serang, Selasa (3/9).
Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan sikap komunikatif dari para pejabat negara, baik di lembaga eksekutif, legislatif, maupun yudikatif. Menurutnya, pejabat publik harus bersedia membuka ruang dialog yang luas agar masyarakat merasa didengar dan dihargai.
“Kalau misalnya rakyat mau datang, mau menghadap, terima dengan baik. Komunikatif,” tegasnya.
Lebih lanjut, KH Embay mengingatkan para pemimpin untuk lebih peka terhadap aspirasi yang berkembang di masyarakat. Ia menilai bahwa respons cepat dan pendekatan persuasif dapat meredam potensi gejolak sosial sejak dini.
“Kalau komunikasi berjalan baik, masyarakat tidak perlu bersusah payah cari perhatian hanya untuk didengarkan,” tambahnya.
Tak hanya soal komunikasi, KH Embay juga mengkritik gaya hidup sebagian pejabat yang dinilai tidak mencerminkan empati terhadap kondisi rakyat. Ia menyayangkan maraknya pamer kemewahan yang dapat menimbulkan kecemburuan sosial dan meningkatkan ketidakpuasan publik.
“Jangan pamer kekayaan, hidup bermewah-mewah. Karena itu akan memicu kecemburuan sosial,” ujarnya mengingatkan.
Di sisi lain, ia juga mengimbau kepada masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa agar tetap mengedepankan cara penyampaian yang santun dan elegan. Menurutnya, aspirasi yang disampaikan dengan cara yang baik akan lebih mudah diterima oleh pihak yang dituju.
“Demonstrasi itu dijamin oleh undang-undang, tapi sampaikanlah dengan cara yang santun. Jangan dengan kebencian, karena kebencian akan dibalas dengan kebencian juga,” katanya.
Meski demikian, KH Embay menyatakan dukungannya terhadap aparat penegak hukum untuk mengambil tindakan tegas terhadap oknum demonstran yang melakukan tindakan anarkis dan merusak fasilitas umum.
“Kalau sudah anarkis dan merusak fasilitas publik yang dibangun dari uang rakyat, ya harus ditindak tegas,” tandasnya.
Kenali Kami Lebih Dekat
Assalamu Alaikum Akhi Ukhti!! Selamat datang di Kabar Umat
Kami hadir setiap saat untuk menyampaikan berita terpercaya serta wawasan keislaman, keindonesiaan dan kebudayaan hanya buat Akhi Ukhti. Bantu sukseskan Visi kami satukan umat kuatkan masyarakat dengan cara share konten kami kepada teman-teman terdekat Akhi Ukhti !