Flash Sale! to get a free eCookbook with our top 25 recipes.

Alarm Karhutla Kalimantan Berbunyi, BNPB Catat 1.487 Titik Panas

Alarm Karhutla Kalimantan Berbunyi, BNPB Catat 1.487 Titik Panas
Alarm Karhutla Kalimantan Berbunyi, BNPB Catat 1.487 Titik Panas

Kabarumat.co – Kekhawatiran mengenai ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan kembali mencuat. Pantauan melalui fitur Wildfires di Google Maps memperlihatkan sejumlah area berwarna merah yang ditandai sebagai “severe fire”, terutama di wilayah Kalimantan Selatan. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian warganet, khususnya di tengah musim kemarau yang berlangsung dengan kondisi cukup kering.

Meski demikian, tampilan peta tersebut harus dipahami dengan cermat. Informasi yang ditampilkan Google Maps berasal dari pemantauan aktivitas kebakaran, sehingga tidak bisa serta-merta dianggap sebagai angka pasti jumlah titik api maupun luas wilayah yang benar-benar terbakar di lapangan.

Di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait karhutla, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya 1.487 titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Kalimantan. Data hasil pemantauan Satelit NOAA-20 hingga Kamis (20/8/2026) menunjukkan titik panas tersebut tersebar di lima provinsi.

Kalimantan Tengah menjadi wilayah dengan jumlah hotspot paling tinggi, yakni 767 titik, disusul Kalimantan Barat sebanyak 560 titik. Sementara itu, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur masing-masing terpantau memiliki 74 titik panas, sedangkan Kalimantan Utara mencatat tiga titik.

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, menyampaikan bahwa angka tersebut merupakan hasil pemantauan terbaru Satelit NOAA-20 hingga Kamis (20/8).

Berton turut melaporkan salah satu kasus karhutla yang terjadi di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Kebakaran tersebut berlangsung pada Rabu (19/8/2026) di Desa Sepan, Kecamatan Penajam, dengan luas area terdampak mencapai 10,65 hektare. Dalam peristiwa itu, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Upaya penanganan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara bersama tim gabungan. Berkat respons cepat, api berhasil dipadamkan pada hari yang sama sehingga kebakaran tidak merambat ke area lainnya.

Berton mengatakan pemerintah terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BNPB bersama pemerintah daerah melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik panas, mengidentifikasi wilayah yang berisiko, serta berkoordinasi dalam menentukan langkah penanganan sesuai situasi di lapangan.

Ia juga mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan selama periode musim kemarau, terutama melalui penguatan deteksi dini dan memastikan ketersediaan sarana serta prasarana pemadaman.

Di sisi lain, masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran di area yang rentan mengalami kebakaran. Berton juga mengimbau warga segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran kepada pihak berwenang setempat agar dapat ditangani dengan cepat dan tepat.