kabarumat.co – Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menguraikan berbagai bentuk intervensi dan serangan yang menurutnya dilakukan Amerika Serikat terhadap negaranya sejak berakhirnya Perang Dunia II. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam konferensi pers di kediamannya di kawasan Menteng, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Boroujerdi menjelaskan bahwa pada 1953, AS disebut membantu Syah Iran melakukan kudeta untuk menjatuhkan pemerintahan resmi yang dipimpin Perdana Menteri Mohammad Mosaddegh. “Amerika menghimpun berbagai elemen guna menggantikan pemerintahan sah Iran dan menempatkannya di bawah sistem yang dipimpin Syah saat itu,” katanya.
Ia juga menyoroti dukungan Amerika Serikat kepada Saddam Hussein dalam perang Iran–Irak yang berlangsung pada 1980–1988. Pada 1988, lanjutnya, AS disebut menyerang pesawat sipil Iran yang mengangkut 291 orang dan seluruh penumpangnya tewas.
Boroujerdi juga menuding Amerika berada di balik dorongan terhadap berbagai aksi terorisme di Iran yang diklaim telah menewaskan puluhan ribu warga. Ia menyebut pendekatan islamofobia serta pembentukan kelompok teroris seperti ISIS sebagai bagian dari strategi tersebut.
Sejak 2010, menurutnya, AS menjatuhkan sanksi berat terhadap Iran. Pada 2020, Amerika juga disebut melancarkan serangan terhadap seorang jenderal senior Iran yang dikenal sebagai tokoh anti-ISIS di Irak, yakni Qasem Soleimani. “Mereka terlibat langsung dalam aksi pembunuhan ini,” kata Boroujerdi.
Ia menambahkan, pada 2024 Amerika Serikat diduga mendorong Israel untuk menyerang kantor konsulat Iran di luar negeri serta memicu serangan terhadap sejumlah fasilitas militer dan sektor ekonomi sipil.
Pada Juni 2025, lanjutnya, Amerika Serikat bersama Israel disebut melancarkan operasi selama 12 hari yang menewaskan sejumlah pejabat tinggi militer Iran dan menyasar fasilitas siklus nuklir negara tersebut.
Boroujerdi juga menuding adanya operasi penekanan ekonomi yang memicu ketidakpuasan publik di Iran. Ia menyebut agen CIA dan Mossad berada di balik upaya menciptakan korban dalam berbagai aksi demonstrasi. “Mereka menciptakan tekanan ekonomi, kemudian membelokkan aksi damai masyarakat dan dengan dalih mendukung demonstran justru melancarkan serangan,” ujarnya.














![Ayat Perang dan Pesan Kemanusiaan: Membaca Q.S. Al-Baqarah [2]: 216 secara Kontekstual](https://kabarumat.co/wp-content/uploads/2026/09/084800000_1541665449-20181108-Perang-Dunia-I-1-70kb-280x210.jpg)











Kenali Kami Lebih Dekat
Assalamu Alaikum Akhi Ukhti!! Selamat datang di Kabar Umat
Kami hadir setiap saat untuk menyampaikan berita terpercaya serta wawasan keislaman, keindonesiaan dan kebudayaan hanya buat Akhi Ukhti. Bantu sukseskan Visi kami satukan umat kuatkan masyarakat dengan cara share konten kami kepada teman-teman terdekat Akhi Ukhti !