kabarumat.co- Pasukan Israel dilaporkan telah mencegat 14 kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang tengah menuju Gaza. Kapal-kapal tersebut mengangkut para aktivis internasional serta bantuan kemanusiaan. Sebanyak 223 orang dari 37 negara yang berada di atas kapal akhirnya ditahan oleh otoritas Israel.
Meski demikian, sekitar 23 kapal lainnya dikabarkan berhasil menghindari pencegatan dan melanjutkan pelayaran menuju wilayah Gaza.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan kecaman keras terhadap tindakan Israel tersebut. Ia menegaskan bahwa misi Global Sumud Flotilla merupakan aksi solidaritas global dalam rangka membantu rakyat Gaza yang tengah menghadapi situasi kemanusiaan sangat memprihatinkan akibat genosida dan blokade berkepanjangan.
“Misi ini adalah bentuk nyata solidaritas masyarakat dunia terhadap penderitaan rakyat Gaza, yang selama hampir dua tahun hidup tanpa akses pada makanan, air bersih, dan tempat tinggal yang layak,” ujar Sukamta dalam pernyataannya, Minggu (5/10/2025).
Ia juga menyoroti bahwa blokade terhadap bantuan kemanusiaan oleh Israel masih terus berlangsung. Bahkan, menurutnya, fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta relawan kemanusiaan kerap menjadi sasaran serangan. Hal ini, katanya, jelas-jelas merupakan pelanggaran terhadap hukum humaniter internasional.
“Dalam sejarah konflik modern, bantuan kemanusiaan selalu dilindungi. Namun di Palestina, justru sebaliknya yang terjadi. Israel secara terbuka melanggar prinsip-prinsip kemanusiaan dan hukum internasional. Ini adalah tindakan brutal yang tidak dapat dibenarkan,” tegasnya.
Sukamta juga mendorong pemerintah Indonesia untuk mengambil langkah nyata bersama komunitas internasional guna menekan Israel agar menghentikan blokade dan membuka jalur bantuan ke Gaza.
“Dunia tidak boleh tinggal diam melihat kesewenang-wenangan ini. Arogansi satu negara yang menginjak-injak nilai kemanusiaan sangat berbahaya dan mengancam perdamaian global. Diperlukan tekanan diplomatik, ekonomi, bahkan militer terhadap Israel,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mendesak negara-negara yang masih menjalin hubungan dengan Israel untuk segera memutuskan hubungan diplomatik, menerapkan embargo ekonomi, dan menghentikan bantuan militer sebagai bentuk tekanan konkret.
Sebagai penutup, politisi PKS ini juga berharap agar Indonesia terus menyalurkan bantuan kemanusiaan, termasuk melalui jalur udara sebagaimana pernah dilakukan sebelumnya.
“Saat ini, pengiriman lewat udara mungkin menjadi opsi yang paling memungkinkan. Saya berharap pemerintah Indonesia, bersama negara-negara OKI, terus mencari cara untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan seefektif mungkin, mengingat kondisi di Gaza sudah sangat kritis,” pungkasnya.
Kenali Kami Lebih Dekat
Assalamu Alaikum Akhi Ukhti!! Selamat datang di Kabar Umat
Kami hadir setiap saat untuk menyampaikan berita terpercaya serta wawasan keislaman, keindonesiaan dan kebudayaan hanya buat Akhi Ukhti. Bantu sukseskan Visi kami satukan umat kuatkan masyarakat dengan cara share konten kami kepada teman-teman terdekat Akhi Ukhti !