Flash Sale! to get a free eCookbook with our top 25 recipes.

BNPT dan MUI Perkuat Kolaborasi untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Pengaruh Radikalisasi Terorisme

Kabarumat.co – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama dalam melindungi perempuan dan anak-anak dari pengaruh paham radikal terorisme. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor MUI Pusat pada Sabtu (15/2), Kepala BNPT, Komjen. Pol. Eddy Hartono, S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa globalisasi dan kemajuan teknologi informasi memudahkan kelompok teroris menyebarkan ideologi radikal, yang berpotensi mempengaruhi semua kalangan, termasuk kelompok perempuan dan anak.

Eddy Hartono menekankan pentingnya melindungi perempuan dan anak-anak, yang dianggap sebagai kelompok rentan terhadap paparan ideologi terorisme. “Pengaruh globalisasi menjadi tantangan besar, terutama dalam penyebaran paham radikal terorisme di ruang siber. Kita harus melindungi perempuan dan anak, yang merupakan generasi penerus bangsa,” ujar Eddy.

Lebih lanjut, Kepala BNPT berharap agar MUI memberikan dukungan dalam pembinaan perempuan dan anak agar mereka tidak terjebak dalam radikalisasi atau menjadi korban maupun pelaku terorisme. Berdasarkan hasil penelitian BNPT, perempuan dan anak sering kali dijadikan alat atau bahkan martir dalam aksi terorisme.

Sementara itu, Ketua Umum MUI, KH. Anwar Iskandar, menyatakan kesiapan MUI untuk bekerja sama dengan BNPT dalam upaya perlindungan ini. “MUI siap mendukung BNPT dalam memberikan wawasan kepada perempuan, keluarga, dan anak-anak, agar mereka tidak terpapar ajaran yang salah,” kata Anwar.

Komitmen antara BNPT dan MUI dalam pencegahan terorisme telah terjalin sejak 2021 melalui Nota Kesepahaman, yang mencakup peningkatan kerja sama dalam dakwah, kegiatan ilmiah, seminar, lokakarya, pengembangan SDM, serta penyediaan tenaga ahli untuk mendukung upaya pencegahan radikalisasi.