Berawal dari peristiwa seorang pria yang menendang sesajen yang diletakkan di lokasi Gunung Semeru, nilai-nilai toleransi kembali diperbincangkan. Perbuatan pria ini menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk salah satunya, putri Gus Dur, Alissa Wahid. Katanya, “Meyakini bahwa sesajen tidak boleh, monggo saja. Tapi, memaksakan itu kepada yang meyakininya, itu yang tidak boleh. Repot memang kalau ketemu yang model-model begini. Susah ...

Dengan wajah tanpa dosa mengucapkan kalimat takbir, seorang laki-laki yang memaki rompi hitam sengaja menendang sesajen yang terdapat pada beberapa titik kejadian Gunung Semeru. Video yang viral itu mendapat kecaman dan ancaman dari para netizen. Tidak sedikit yang menyayangkan peristiwa itu. Meskipun demikian, tidak sedikit netizen justru membela aksi lelaki itu. Jika dilihat dari keterangan yang terdapat dalam video tersebut, ...

Radikalisme ditengarai telah menyebar ke berbagai elemen masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan penguatan Pancasila sebagai kunci pencegahan penyebaran radikalisme di Indonesia. Radikalisme adalah paham yang wajib diberantas karena ia ingin mengubah konsep negara menjadi khilafah. Untuk memberantas radikalisme maka penguatan ideologi Pancasila terus dilakukan. Jika tiap orang memahami dan mengimplementasikan Pancasila maka ia tidak akan terjebak dalam ekstrimisme dan radikalisme. ...

Apa itu intoleransi? Menurut Kamus Bahasa Inggris Oxford, jika diterjemahkan, intoleransi adalah sikap penolakan untuk menerima pandangan, keyakinan, atau tindakan yang berbeda dengan apa yang diyakininya. Sedangkan, radikalisme berasal dari kata “Radix” yang berarti “akar”. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) radikalisme diartikan sebagai paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaruan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau secara ...

Akhir-akhir ini kita sering mendengar istilah moderasi agama yang digaungkan oleh banyak orang dari berbagai kalangan, baik dari kalangan akademik, politik bahkan para agamawan, yang ditujukan untuk para muda-mudi, khususnya yang saat ini masuk dalam kategori generasi Z. Sebenarnya apa moderasi beragama itu? Apa urgensi dari moderasi beragama sendiri? Khususnya jika dikaitkan dengan masa kini dan dalam ruang lingkup bangsa ...

Masyarakat mendukung milenial untuk terlibat aktif dalam mencegah radikalisme. Kelompok milenial dianggap lebih kreatif dan paham teknologi sehingga bisa mencegah radikalisme dengan cepat. Beberapa tahun ini kita seolah dihantui oleh terorisme dan radikalisme, yang mengganggu ketenangan sosial di Indonesia. Kaum radikal ingin menancapkan kukunya dan mengubah bentuk pemerintahan menjadi khilafah, tetapi sayang tidak bisa karena melanggar pancasila dan UUD 1945. ...

Dalam hitungan hari, kita akan menyongsong tahun baru 2022. Tahun 2021 merupakan tahun berat bagi kita. Pandemi membuat sektor ekonomi tidak bertumbuh maksimal. Anak bangsa mengalami learning lost akibat pembelejaran jarak jauh di masa pandemi. Kita juga masih dihadapkan pada persoalan sosial, politik, dan agama. Segregasi sosial sebagai ekses dari fanatisme politik masih menjadi ancaman serius bagi bangsa. Intoleransi agama ...

MODERASI beragama tengah  menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan, ada yang pro dan ada pula yang kontra, jika dibaca sekilas maka akan tampak pesonanya, yang tentu saja dapat diterima karena ide-ide yang di gaung  amatlah manusiawi. Lalu apa yang dimaksud dengan moderasi beragama?  Sebagaimana dikutip dari kemenag.go.id, 13 September 2019, Moderasi beragama adalah cara pandang kita beragama secara moderat, yakni ...

Sepanjang tahun 2021, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme mengidentifikasi lebih dari 600 situs berpotensi menyebarkan konten radikal-intoleran. Di antaranya berisi konten propaganda dengan rincian informasi serangan (409), anti-Negara Kesatuan Republik Indonesia (147), anti-Pancasila (85), intoleran (7), dan takfiri (2). Selain itu juga berisi konten pendanaan dan pelatihan terorisme (Kompas 28/12/2021). Kapala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar ...

Isu radikalisme agama sebagai musuh Pancasila, sudah lama terdengar. Dengan indikatornya intoleransi. Pada tingkatnya yang lebih serius kemudian muncul istilah Teroris. Radikalisme menjadi hal penting untuk dijauhi meski secara umum sudah bisa dipahami dan itu biasa. Ada sekian banyak orang, ada yang toleran dan ada intoleran. Seperti disampaikan oleh Menteri Aparatur Negara Tjahyo Kumolo untuk menjauhi radikalisme dan terorisme. Hal ...