Flash Sale! to get a free eCookbook with our top 25 recipes.

Kapolri: Presiden Prabowo Siapkan Indonesia Mandiri di Tengah Ketegangan Global

Kapolri: Presiden Prabowo Siapkan Indonesia Mandiri di Tengah Ketegangan Global

kabarumat.co – Jakarta — Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Prabowo Subianto terus mendorong penguatan kemandirian nasional di tengah meningkatnya dinamika serta ketegangan konflik global yang terjadi saat ini.

Kapolri menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah kebijakan strategis untuk memperkokoh kemandirian bangsa. Kebijakan tersebut terangkum dalam misi Astacita, 17 program prioritas, delapan program hasil terbaik cepat, serta delapan target prioritas nasional.

“Seluruh kebijakan ini diwujudkan melalui penguatan hilirisasi di sektor energi dan industri serta upaya mewujudkan swasembada pangan guna memperkuat kemandirian bangsa, sehingga Indonesia dapat berdiri di atas kekuatannya sendiri,” kata Sigit dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Ia menambahkan, program hilirisasi yang dijalankan pemerintah mencakup sejumlah sektor strategis, seperti industri bauksit, baterai kendaraan listrik, otomotif, semikonduktor, serta berbagai komoditas unggulan lainnya. Secara keseluruhan, terdapat sekitar 18 program hilirisasi utama yang saat ini sedang dijalankan pemerintah. Program tersebut juga meliputi proyek pengolahan sampah menjadi energi (waste to energy) yang tersebar di 34 wilayah di Indonesia.

Selain sektor industri, penguatan juga diarahkan pada sektor pangan, perikanan, dan industri makanan. Upaya tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketahanan ekonomi nasional sekaligus memperkuat rantai pasok dalam negeri.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo juga menyampaikan bahwa pemerintah berupaya meningkatkan lifting minyak nasional dengan membuka sumur-sumur baru serta mengoptimalkan pemanfaatan sumur tua. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan ketergantungan pada impor, terutama pada sektor pangan dan energi. “Berbagai langkah ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi sekaligus menciptakan lapangan kerja yang lebih luas,” ujar Listyo.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga iklim investasi yang stabil dan kondusif agar program hilirisasi serta pengembangan industri dapat berjalan secara maksimal. Menurutnya, stabilitas investasi menjadi faktor penting untuk mendorong masuknya penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN).

Di tengah dinamika geopolitik global, Indonesia tetap mengedepankan diplomasi melalui prinsip politik luar negeri bebas aktif. Pendekatan tersebut dipadukan dengan komitmen terhadap prinsip negara non-blok sebagai upaya memitigasi dampak dari eskalasi konflik internasional.

Selain itu, Indonesia juga berperan aktif dalam mendorong perdamaian di berbagai wilayah konflik. Salah satunya melalui keterlibatan dalam forum Board of Peace yang mengusung pendekatan Two-State Solution guna mendorong penyelesaian konflik antara Palestine dan Israel, serta meredakan ketegangan antara Iran dengan Israel dan United States.