Flash Sale! to get a free eCookbook with our top 25 recipes.

DPW LDII Jawa Timur Audiensi dengan Kakanwil Kemenag Jatim, Bahas Moderasi Beragama untuk Persatuan Bangsa

Kabarumat.co – Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jawa Timur mengadakan audiensi dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Jawa Timur, Akhmad Sruji Bachtiar. Pertemuan ini berlangsung dalam rangka menekankan pentingnya menjaga moderasi beragama sebagai upaya memperkuat persatuan dan toleransi di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Bachtiar menyampaikan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, dengan keberagaman agama, kepercayaan, dan etnis sebagai identitas bangsa. Ia menegaskan bahwa perbedaan ini harus disyukuri sebagai anugerah dari Allah SWT dan dijadikan sebagai kekayaan dalam membangun komunikasi, interaksi, serta persaudaraan di masyarakat. “Semua agama mengajarkan nilai-nilai kebaikan dan menolak segala bentuk kekerasan serta intoleransi,” ujar Bachtiar.

Bachtiar juga menambahkan bahwa semakin kuat pemahaman seseorang terhadap agamanya, maka semakin tinggi kesadaran dalam mewujudkan moderasi beragama. Ia berharap agar organisasi-organisasi keagamaan dapat memiliki pemahaman yang sama dalam membangun moderasi beragama, sehingga umat dapat menerapkan nilai-nilai toleransi dan saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari.

Kakanwil Kemenag Jatim itu juga mengapresiasi silaturahmi yang dilakukan oleh DPW LDII Jawa Timur. Ia berharap komunikasi dan kerja sama yang baik antara Kemenag Jatim dan LDII ini dapat terus terjalin, sehingga keduanya dapat berkolaborasi dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis di Jawa Timur.

Senada dengan Bachtiar, Ketua DPW LDII Jawa Timur, KH Moch Amrodji Konawi, menegaskan bahwa persatuan bangsa harus dijaga melalui ukhuwah dan moderasi beragama. Ia mengingatkan bahwa Indonesia, sebagai negara multikultural, harus mengedepankan toleransi agar tidak terjadi perpecahan di tengah keberagaman. “LDII berkomitmen terhadap empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, sebagai dasar persatuan bangsa,” ujar Amrodji.

Dalam kesempatan tersebut, Amrodji memaparkan berbagai program kerja LDII yang berfokus pada kontribusi dan pengabdian bagi bangsa. Program-program tersebut antara lain mencakup pembangunan sumber daya manusia yang berwawasan kebangsaan, literasi digital, penguatan ekonomi syariah, ketahanan pangan, hingga pengembangan energi baru terbarukan.

Amrodji juga mengibaratkan Indonesia sebagai kapal besar yang harus tetap stabil agar seluruh masyarakat, termasuk umat Islam, dapat menjalankan kehidupan dengan baik. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa setiap warga negara memiliki tanggung jawab untuk menjaga stabilitas negara agar tetap menjadi ruang yang kondusif untuk beragama, berbangsa, dan bernegara.