Pengaruh radikalisme benar-benar kuat menghipnotis banyak orang. Tak terkecuali warga negara Indonesia. Salah seorang yang pernah terpapar paham membahayakan ini adalah Gilang Nabaris. Gilang adalah salah satu mantan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang mengkampanyekan pemahaman jihad yang keliru. Gilang mengaku tertarik pada dunia jihad usai muncul rasa iba melihat penderitaan yang dialami oleh para korban kemanusiaan di Timur Tengah. ...

Sepanjang tahun 2021, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme mengidentifikasi lebih dari 600 situs berpotensi menyebarkan konten radikal-intoleran. Di antaranya berisi konten propaganda dengan rincian informasi serangan (409), anti-Negara Kesatuan Republik Indonesia (147), anti-Pancasila (85), intoleran (7), dan takfiri (2). Selain itu juga berisi konten pendanaan dan pelatihan terorisme (Kompas 28/12/2021). Kapala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar ...

Melihat gelombang yang terjadi pada gerak Lembaga Dakwah Kampus (LDK) mengandung banyak ironi dan kontradiksi. Pada satu sisi, LDK ini ingin mendakwahkan agama Islam sehingga bisa meninggikan martabat keagamaannya. Tapi di sisi lain, bahkan dalam bentuk gerakannya yang paling kasa (crude), justru menunjukkan balkanisasi, yang terus menerus menggeruk Pancasila sehingga mengancam keutuhan negara bangsa yang majamuk seperti Indonesia ini. Yang ...

Bagi masyarakat Indonesia terutama warga Nahdlatul Ulama (NU) bulan Desember memiliki makna tersendiri untuk diperingati. Bulan Desember adalah bulan Gus Dur. Begitu para gusdurian—pengagum, pengembang, dan penyambung pemikiran besarnya—menyebutnya. Alasan lain adalah karena pada bulan inilah, tepatnya pada Rabu 30 Desember 2009 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dipanggil keharibaan Ilahi.        Greg Barton (2003) dalam The Authorized Biography ...

Isu radikalisme agama sebagai musuh Pancasila, sudah lama terdengar. Dengan indikatornya intoleransi. Pada tingkatnya yang lebih serius kemudian muncul istilah Teroris. Radikalisme menjadi hal penting untuk dijauhi meski secara umum sudah bisa dipahami dan itu biasa. Ada sekian banyak orang, ada yang toleran dan ada intoleran. Seperti disampaikan oleh Menteri Aparatur Negara Tjahyo Kumolo untuk menjauhi radikalisme dan terorisme. Hal ...

Dalam rangka menyambut perayaan Hari Natal dan tahun baru 2022, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan membuat surat yang berisi imbauan pemasangan spanduk ucapan selamat Natal dan tahun baru 2022. Surat tersebut ditujukan kepada Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Sulsel, Kepala MI, MTs dan MA se-Sulsel, serta Kepala KUA Kecamatan se-Sulsel. (harianaceh.co.id, 15/12/2021) Surat imbauan tersebut menuai protes sejumlah ...

Sebuah klinik kesehatan California yang didirikan 40 tahun lalu untuk mengevaluasi kesehatan para pengungsi dari Asia Tenggara adalah bagian dari upaya AS untuk memukimkan kembali puluhan ribu orang dari Afghanistan. Salah satu hal yang sama-sama banyak diketahui para pekerja di Klinik Tuberkulosis dan Pengungsi di Pusat Medis Santa Clara Valley di San Jose, California, adalah mereka tahu betapa sulitnya hidup ...

Manusia ditakdirkan Allah sebagai makhluk sosial yang membutuhkan hubungan dan interaksi sosial dengan sesama manusia. Sebagai makhluk sosial, manusia memerlukan kerja sama dengan orang lain dalam memenuhi kebutuhan hidupnya, baik kebutuhan material maupun spiritual. Islam menganjurkan manusia untuk bekerja sama dan tolong menolong (ta’awun) dengan sesama manusia dalam hal kebaikan. Dalam kehidupan sosial kemasyarakatan umat Islam dapat berhubungan dengan siapa ...

Mengambil kesempatan dalam kesulitan adalah peribahasa yang tepat dinisbahkan bagi kelompok teroris pada masa-masa pandemi Covid-19 dan bencana lain yang melingkupi negeri kita. Sudah menjadi hal yang mafhum bahwa kelompok teroris terus konsisten dalam upaya-upaya mulai dari radikalisasi sampai perencanaan aksi serangan teror. Hal ini juga dibuktikan dengan rangkaian penangkapan terduga teroris oleh Densus 88 dari berbagai level dan latar ...

Kelompok Tionghoa atau Cina menjadi salah satu kelompok masyarakat di Indonesia yang sudah ada sejak Indonesia belum merdeka. Meskipun demikian, kehadiran kelompok tersebut menjadi kelompok minoritas yang rentan memperoleh diskriminasi dan berbagai keraguan legitimasi tentang kecintaannya terhadap negara Indonesia. Dalam penelitian Ahmad Muhibbin Zuhri, dkk;2021 yang berjudul “Chinese Muslims’ Ways Of Being Nationalist: Combining Islamic Cosmopolitanism, Acculturation And Social Roles”, ...