kabarumat.com – Sir Thomas Arnold adalah seorang orientalis asal Inggris yang secara serius dan ilmiah mendalami penyebaran Islam selama bertahun-tahun. Penelitiannya yang mendalam mengungkap betapa luar biasanya proses penyebaran agama Islam di berbagai wilayah. Arnold pernah menjabat sebagai profesor filsafat di Universitas Aligarh, serta mengajar bahasa Arab di University of London. Selain itu, ia juga sempat menjadi profesor di Government College di Lahore.
Temuan-temuan Arnold memberikan kontribusi penting dalam memperkaya pemahaman tentang Islam, terutama bagi para penganutnya. Kesimpulan yang ia capai bersifat ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis. Hasil penelitiannya itu kemudian dibukukan dalam karya terkenalnya, The Preaching of Islam.
Dalam buku tersebut, Arnold secara jelas menyatakan bahwa penyebaran Islam yang pesat tidak disebabkan oleh kekerasan atau paksaan. Sebaliknya, Islam diterima dengan sukacita dan kesadaran oleh berbagai bangsa yang bersentuhan dengannya (Guci, 2017, hlm. 82).
Pandangan ini juga sejalan dengan bukti-bukti sejarah pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Dalam karya Sejarah Perang Salib karya Michaud, disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW secara tegas melarang para panglima perangnya membunuh para pendeta. Larangan ini diberikan karena para pendeta tersebut tengah menjalankan ibadah kepada Tuhan mereka.
Di lain pihak, kenyataannya ketika Umar bin Khattab menguasai Palestina, beliau tidak pernah menyakiti kaum Nasrani. Sebaliknya, ketika kaum Nasrani merebut kembali kota-kota di Palestina pada masa Perang Salib, banyak umat Islam yang dibunuh dan orang-orang Yahudi dibakar (Guci, 2017, hlm. 84).
Terlepas dari penjelasan sebelumnya, yang ingin penulis tekankan di sini adalah hasil penelitian Sir Thomas Arnold yang dituangkan dalam bukunya berjudul The Preaching of Islam, yang dalam versi bahasa Arab diterjemahkan oleh Dr. Hasan Ibrahim Hasan dengan judul Asp-Da’watu ilal Islam. Penelitian ini tidak berarti Sir Thomas Arnold beralih keyakinan menjadi Muslim, karena beliau tetap beragama Kristen.
Selain itu, dalam buku Sejarah Hidup Charlemagne karya Robertson, dijelaskan bahwa hanya kaum Muslimin yang mampu menunjukkan rasa toleransi beragama sambil tetap memegang semangat menyebarkan agama mereka (Guci, 2017, hlm. 83).
Toleransi Islam di Indonesia
Satu hal lain yang sangat menarik perhatian penulis berasal dari seorang penulis Prancis, Gustave Le Bon, dalam karya Civilization of Arab. Ia menyatakan bahwa penyebaran kitab suci umat Islam, Al-Qur’an, tidak pernah dilakukan dengan kekerasan. Bahkan, para penguasa Muslim memberikan kebebasan penuh kepada bangsa-bangsa yang mereka taklukkan untuk menjalankan ibadah agama mereka masing-masing. Malah banyak orang Kristen yang secara sukarela memeluk Islam karena mereka merasa Islam lebih menjunjung tinggi nilai keadilan (al-Qisthu) dalam pemerintahan (Guci, 2017, hlm. 89).
Fenomena serupa juga terlihat di Indonesia, yang dikenal sebagai negeri pluralistik dengan kehidupan beragama yang harmonis. Bukti toleransi ini bukan hanya berasal dari sudut pandang masyarakat pribumi, tetapi juga dari seorang sejarawan Inggris, Arnold Toynbee, yang pernah mengunjungi Nusantara pada tahun 1965. Toynbee menyampaikan kekagumannya terhadap toleransi dalam agama Islam di Indonesia. Salah satu hal yang membuatnya terkesan adalah melihat gereja-gereja megah dan indah berdiri kokoh di ibu kota Indonesia, DKI Jakarta (Guci, 2017, hlm. 93).
Mengapa umat Islam di Indonesia dikenal sangat toleran dan menghormati keyakinan antarumat beragama di tanah airnya? Pertanyaan ini setidaknya dapat dijawab dengan merujuk pada salah satu hadis Rasulullah SAW, yang berbunyi:
مَنْ آذَى ذِمِّيًا فَقَدْ آذَانِيْ , وَمَنْ آذَانِيْ فَقَدْ آذَى اللهِ
“Barang siapa yang menyakiti seorang zimmi (yaitu non-Muslim yang tidak memerangi umat Islam), maka sesungguhnya ia telah menyakitiku. Dan siapa pun yang menyakitiku, maka sesungguhnya ia telah menyakiti Allah SWT.” (HR. Imam Thabrani). Wallahua’lam.
Kenali Kami Lebih Dekat
Assalamu Alaikum Akhi Ukhti!! Selamat datang di Kabar Umat
Kami hadir setiap saat untuk menyampaikan berita terpercaya serta wawasan keislaman, keindonesiaan dan kebudayaan hanya buat Akhi Ukhti. Bantu sukseskan Visi kami satukan umat kuatkan masyarakat dengan cara share konten kami kepada teman-teman terdekat Akhi Ukhti !