kabarumat. co – Keluhan terkait sulitnya memperoleh ISBN semakin mengemuka di kalangan penulis, penerbit, dan pegiat literasi. Menyikapi persoalan tersebut, Yona Primadesi—seorang penulis, praktisi literasi, akademisi, sekaligus pengelola penerbitan independen—menyampaikan surat terbuka kepada Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), serta sejumlah pihak terkait. Dalam surat yang dipublikasikan secara terbuka itu, Yona menyoroti panjangnya antrean pengajuan ISBN, ketidakjelasan ...