Flash Sale! to get a free eCookbook with our top 25 recipes.

Liga Arab Rancang Langkah Media untuk Perkuat Posisi Narasi Palestina

Liga Arab Rancang Langkah Media untuk Perkuat Posisi Narasi Palestina
Liga Arab Rancang Langkah Media untuk Perkuat Posisi Narasi Palestina

Kabarumat.co – Sekretariat Jenderal Liga Arab mengumumkan dimulainya serangkaian pertemuan persiapan menjelang Sidang ke-56 Dewan Menteri Informasi Arab yang akan digelar pada 14–15 September 2026 di Tripoli, Libya.

Asisten Sekretaris Jenderal Liga Arab sekaligus Kepala Sektor Media dan Komunikasi, Duta Besar Ahmed Rashid Khattabi, sebagaimana dikutip WAFA, menyatakan bahwa salah satu fokus utama sidang adalah memperkuat solidaritas bagi rakyat Palestina serta mengintensifkan penyebarluasan narasi Palestina di tingkat internasional.

Khattabi menjelaskan, langkah tersebut mencakup upaya menjaga status historis dan legal Kota Yerusalem melalui strategi media yang lebih terbuka, efektif, dan terkoordinasi.

Selain isu Palestina, pertemuan tersebut juga akan membahas penguatan budaya damai, penolakan terhadap segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta langkah-langkah membangun citra positif dunia Arab di mata masyarakat internasional. Pembahasan itu akan melibatkan negara-negara anggota, organisasi regional, asosiasi profesi, hingga lembaga masyarakat sipil.

Khattabi mengatakan rangkaian pertemuan tersebut digelar atas arahan Sekretaris Jenderal Liga Arab sebagai upaya meningkatkan efektivitas kerja sama antarnegara Arab sekaligus mendorong pengembangan sektor media melalui pendekatan yang lebih partisipatif dan koordinasi kelembagaan yang lebih erat antara negara anggota dengan Sekretariat Jenderal.

Pertemuan persiapan dijadwalkan dimulai pada 12 Juli 2026 di markas Liga Arab. Sejumlah kelompok kerja akan menyusun rekomendasi yang kemudian disampaikan kepada Komite Tetap Media Arab dan Biro Eksekutif untuk menjadi bahan pembahasan dalam sidang tingkat menteri.

Agenda lainnya mencakup evaluasi implementasi keputusan Sidang ke-55 Dewan Menteri Informasi Arab, peninjauan kembali Media Action Plan Abroad, serta penyelenggaraan Sidang ke-29 Kelompok Pakar Tetap mengenai Peran Media Arab dalam Penanggulangan Terorisme.

Khattabi juga menyoroti pentingnya menuntaskan tugas tim yang tengah bernegosiasi dengan perusahaan-perusahaan media internasional. Menurutnya, penyusunan kerangka kerja yang jelas dan transparan bersama perusahaan media global merupakan langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan digital negara-negara Arab, sekaligus menjaga identitas budaya dan melestarikan warisan kawasan.

Pertemuan tersebut juga akan mengulas implementasi Arab Media Roadmap for Sustainable Development, penyelenggaraan Sidang ke-23 Komite Tetap Media Elektronik, penyusunan rancangan undang-undang model Arab mengenai media digital, regulasi bagi influencer dan kreator konten digital, hingga pembahasan proyek pendirian China-Arab Exchange Center for Audiovisual Innovation.

Rangkaian agenda akan diawali pada 12–13 Juli 2026 dengan Sidang ke-10 Dewan Juri Arab Media Excellence Award. Sidang ini akan dihadiri perwakilan Suriah sebagai Ketua Dewan Menteri Informasi Arab, Kuwait selaku Ketua Biro Eksekutif sekaligus negara sponsor penghargaan, Mauritania sebagai Wakil Ketua Biro Eksekutif, Maroko sebagai Ibu Kota Media Arab 2026, serta lima negara anggota lainnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, Arab Media Excellence Award mengangkat tema “Media Arab dan Kecerdasan Buatan: Peluang dan Tantangan.”