kabarumat.co – Serangan Israel ke Gaza masih berlangsung walaupun sudah ada pengumuman kesepakatan gencatan senjata. Sebuah video yang diposting oleh akun Instagram Al Arabiya menunjukkan asap yang mengepul di langit Jalur Gaza, beberapa jam setelah Israel dan Hamas sepakat menghentikan pertempuran pada Kamis (9/10/2025).
Menurut laporan Al Jazeera, kepulan asap tersebut berasal dari serangan udara dan tembakan artileri yang terjadi di Jalan Pesisir Al-Rasyid di bagian barat Jalur Gaza serta di Khan Younis pada hari yang sama. Tank-tank Israel juga menutup Jalan Al-Rasheed guna menghalangi warga Palestina yang mencoba mengungsi dari selatan ke utara Gaza untuk kembali ke rumah mereka.
Menurut laporan dari WAFA, sejumlah warga Palestina meninggal dan beberapa lainnya terluka akibat serangan tembakan Israel di sekitar Kota Hamad, yang terletak di barat laut Khan Younis, bagian selatan Jalur Gaza. Korban langsung dibawa ke Kompleks Medis Nasser untuk mendapatkan perawatan. Sumber dari Rumah Sakit Baptis Al-Ahli juga memastikan bahwa beberapa warga sipil mengalami luka-luka ketika sebuah pesawat nirawak Israel menyerang Sekolah Al-Yarmouk di wilayah barat Kota Gaza.
Serangan udara lain juga menghantam kawasan permukiman Al-Zaytoun di bagian timur kota. Serangan ini menyebabkan sedikitnya 17 warga Palestina meninggal di berbagai rumah sakit di Jalur Gaza sejak Kamis dini hari, seiring berlanjutnya serangan udara Israel. Dari jumlah tersebut, 10 orang ditemukan terjebak di reruntuhan atau meninggal akibat luka-luka dari serangan sebelumnya.
Pejabat kesehatan melaporkan bahwa 5 korban dirawat di Rumah Sakit Kompleks Medis, 3 di Rumah Sakit Baptis Al-Ahli, dan 9 di Rumah Sakit Nasser di Khan Younis. Pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Israel dan Hamas telah menandatangani kesepakatan perdamaian. “Saya sangat bangga mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menandatangani Perjanjian Perdamaian tahap pertama. Ini berarti semua sandera akan segera dibebaskan, dan Israel akan menarik pasukannya ke garis yang disepakati sebagai langkah awal menuju perdamaian yang kuat, stabil, dan abadi,” katanya, dikutip dari akun X The White House.
Trump menyatakan bahwa hari itu merupakan momen yang luar biasa bagi dunia Arab dan Muslim, Israel, serta negara-negara di sekitarnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para mediator yang terlibat. “Kami menghargai kerja sama dari mediator Qatar, Mesir, dan Turki yang telah membantu mewujudkan peristiwa bersejarah dan tak pernah terjadi sebelumnya ini,” tuturnya.
Kenali Kami Lebih Dekat
Assalamu Alaikum Akhi Ukhti!! Selamat datang di Kabar Umat
Kami hadir setiap saat untuk menyampaikan berita terpercaya serta wawasan keislaman, keindonesiaan dan kebudayaan hanya buat Akhi Ukhti. Bantu sukseskan Visi kami satukan umat kuatkan masyarakat dengan cara share konten kami kepada teman-teman terdekat Akhi Ukhti !