Flash Sale! to get a free eCookbook with our top 25 recipes.

2 Cara Membersihkan Hati Yang Berkarat

2 Cara Membersihkan Hati Yang Berkarat

Imam Ghazali dalam kitabnya menjelaskan bahwa salah satu organ manusia yang paling ajaib adalah hati. Karena hati adalah tempat seseorang memperoleh hidayah dan inayah kepada Allah. Karena pentingnya hati ini maka sebagaimana harus menjaganya dari berbagai penyakit hati yang bisa membuat hati berkarat. Dan berikut dua cara membersihkan hati yang berkarat sesuai dengan hadis Nabi Muhammad

Dalam sebuah hadis dinyatakan bahwa hati adalah organ yang paling penting. Dalam hadis Nabi dinyatakan bahwa dalam organ manusia ada organ yang apabila organ itu baik maka baik seluruh organ dan apabila rusak maka rusak seluruh organ. Organ tersebut adalah hati

أَلاَ وَإِنَّ فِى الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ ، وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ . أَلاَ وَهِىَ الْقَلْبُ

Artinya: “Ingatlah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah hati (jantung).

Perlu diketahui salah satu hal yang membuat hati berkarat adalah melakukan dosa. Apabila seseorang melakukan dosa maka akan meninggalkan satu bekas titik noda dihati.

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَتْ فِى قَلْبِهِ نُكْتَةٌ سَوْدَاءُ فَإِذَا هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ سُقِلَ قَلْبُهُ وَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا حَتَّى تَعْلُوَ قَلْبَهُ

Artinya: “Jika seorang hamba berbuat sebuah dosa, maka akan ditorehkan sebuah noktah hitam di dalam hatinya. Tapi jika ia meninggalkannya dan beristigfar niscaya hatinya akan dibersihkan dari noktah hitam itu. Sebaliknya jika ia terus berbuat dosa, noktah-noktah hitam akan terus bertambah hingga menutup hatinya.

Adapun cara agar hati tetap bersih dan terbebas dari hati yang berkarat maka Rasulullah menganjurkan untuk melakukan dua hal yaitu banyak mengingat kematian dan  membaca Al-Quran

عَنِ ابن عُمَرَ رَضَيِ اللٌهُ عَنهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللٌهِ صَلَيِ عَلَيهِ وَسَلٌمَ اِنٌ هذِهِ القُلُوبَ تَصدَأ الحَدِيدُ اِذَا أصَابَهُ المَاءُ، قِيلَ يَارَسُولَ اللٌهِ وَمَا جِلآوُهَا ؟ قَالَ كَثُرَةُ ذِكرِ الَموتِ وَتلآوَةُ القُرانِ. (رواه البيهقي في شعب الإيمان)

Artinya: “Dari Abdullah bin Umar r. huma. berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya hati ini dapat berkarat sebagaimana berkaratnya besi bila terkena air.” Beliau ditanya “Wahai Rasulullah, bagaimana cara membersihkannya?” Rasulullah saw. bersabda, “Memperbanyak mengingat maut dan membaca al Qur’an.” (HR Baihaqi)

Demikianlah dua cara menjaga hati agar terbebas dari karat sesuai hadis Nabi, Wallahu A’lam Bishowab